Beranda FILM THE WHITE TIGER – Untuk Orang Miskin Hanya Ada 2 Cara Menuju...

THE WHITE TIGER – Untuk Orang Miskin Hanya Ada 2 Cara Menuju Puncak: Kejahatan atau Politik

146
0

GAMBARIDOEP.COM – The White Tiger sebuah film dark comedy yang belakangan ini disebut sebagai film yang paling banyak di tonton di Netflix.

Film ini diangkat dari novel laris pemenang Man Booker Prize dengan judul yang sama ditulis oleh Aravind Adiga 2008. Disutradarai Sutradara Iran Amerika : Ramin Bahrani dirilis oleh Netflix awal 2021.

Tokoh utama The White Tiger, Balram. Anak miskin yang hanya mengenyam sekolah sampai kelas 3 SD. Balram berhutang uang pada neneknya untuk pergi ke Delhi menjadi sopir seorang tuan tanah pembenci Muslim.

Balram dimainkan oleh Adarsh Gourav pendatang baru yang luar biasa. Film pertamanya bermain sebagai pemain utama sekaligus narator.

Film ini bersetting suasana pemilu persaingan keras partai Sosialis sebagai oposisi dan partai yang berkuasa dengan mengobarkan paham kebebasan demokrasi. Desa dimana Balram lahir adalah sebuah prototipe desa miskin dibawah tuan tanah yang mengambil 1/3 penghasilannya sebagai pajak. Partai Sosialis yang hobi membantai tuan tanah justru menjadi pelindung dengan menerima setoran para tuan tanah.

Setting film ini di mulai dari sebuah desa miskin Laxmangarth yang disebut sebagai desa kegelapan saking papanya. Balram lahir di desa itu dari kasta Halwai salah satu kasta terbawah di India kasta pembuat gula gula. Digambarkan oleh Balram begitu tidak pentingnya desanya :

“tidak ada politisi yang membangun rumah sakit didesaku” padahal desanya dan desa-desa miskin lainnya sasaran utama kampanye partai oposisi. Kantong kantong suara Partai Sosialis yang dipimpin Sang Sosialis Besar. Majikan Balram adalah tuan tanah yang sedang gamang. Karena Partai Sosialis meminta jatah setoran lebih tinggi menghadapi pemilu namun diragukan kemenangannya. Balram mengantar majikannya membawa uang suap untuk pejabat dan politikus penting membangun hubungan ke partai lawan untuk masa depan bisnis mereka.

Balram didesanya semasa bekerja di warung teh/netflix

Balram yang menyerahkan seluruh jiwa raganya kepada majikannya (begitu yang dia percaya sebagai pelayan / sopir) mendapat perlakuan diluar kemanusian menghancurkan martabatnya dalam perlakuan yang merendahkan. Dalam sebuah perjalanan Balram membunuh majikannya mencuri uangnya. Dengan modal itu Balram membangun bisnisnya sendiri dia menjadi majikan yang berbeda menghindari sikap rasis, mentaati hukum dan menghormati karyawannya.

The White Tiger menjadi favorit penonton di berbagai belahan dunia bisa jadi karena merefleksikan ketidak percayaan kepada politikus, pemilik uang dan aparat hukum dewasa ini. Film ini penuh dengan kalimat satire. Seperti saat Balram menyadari bangkit dari ketertindasan ia berkata : “Janji pemilu mengajarkanku betapa pentingnya tidak menjadi miskin di era kebebasan negara demokrasi” Atau kalimat : “Masa depan dunia ditangan bangsa kulit kuning dan coklat karena tuan kami yg lalu, bangsa kulit putih telah mensia siakan diri lewat sodomi, kecanduan ponsel dan narkoba”.

Atau kalimat yg menarik penutup film ini : “Untuk orang miskin hanya ada dua cara menuju puncak – kejahatan atau politik – seperti itu jugakah di Negara Anda ? “

Balram 2010 di Balangore sebagai pengusaha sukses./NETFLIX

The White Tiger perlu ditonton. Disuguhkan dengan menghibur walaupun banyak adegan menyentuh yang mewakili ketertindasan, kemiskinan dan bagaimana hukum mutlak dikuasai uang.

Seperti itu jugakah di Negara Anda ? Kita harus jujur menjawab pertanyaan ini. Tetapi kalau The White Tiger menjadi film paling laris ditonton artinya banyak penonton di seluruh belahan Dunia merasakan hal yg sama. Seperti itu jugakan di Negara kita ?

HERMAWAN RIANTO, Gambaridoep.com (GIC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here