Beranda EVENT THE SUNSET LIMITED : PERINGATAN !! Ini Bukan Film Hiburan, Ini Film...

THE SUNSET LIMITED : PERINGATAN !! Ini Bukan Film Hiburan, Ini Film Pencerahan !!.

0
The Sunset Limited film sutradara Tommy Lee Jones. Tommy Lee Jones sebagai White - Samuel L. Jackson sebagai Black./ist

GAMBARIDOEP.COM –  Ada dua point penting dalam The Sunset Limited keduanya bukan alasan yg membuat film ini jadi film hiburan yang memikat. Tapi film ini memang bukan ” hiburan” semacam itu. Seperti karakter film, film punya banyak kemampuan lain selain sekedar sebuah media untuk menyenangkan hati.

Film The Sunset Limited di produksi tahun 2011 oleh perusahaan televisi berlangganan HBO. Disutradarai Tommy Lee Jones sekaligus bermain sebagai White lawan main Samuel L. Jackson yang memerankan sosok Black.

The Sunset Limited dalam pertunjukan panggung disutradarai Terry Johnson. Gary Beadle sebagai Black – Jasper Britton sebagai White./ist

Film ini didasarkan atas naskah drama yang berjudul sama karya Cormac McCarthy (2006). Cormac McCharty dianggap sebagai salah satu penulis kontemporer terbesar Amerika saat ini. Ia menulis, novel, cerpen sampai naskah drama. Novelnya The Road memenangkan hadiah Pulitzer 2006. Novel lain yg difilmkan No Country for Old Man 2007 memenangkan 4 Akademi Award termasuk karegori film terbaik. Cormac McCarthy menulis screenplay dari naskah dramanya untuk film ini.

Pada pertunjukan panggungnya The Sunset Limited disutradarai oleh Terry Johnson. Gary Beadle sebagai Black dan Jasper Britton sebagai White. Dipertunjukan pertama di Teater Stepphen Wolf Chicago.

Baik pertunjukan panggung maupun filmnya bertumpu pada permainan 2 orang dalam 1 ruangan dari awal hingga aKhir film. Saya sepakat dengan beberapa resensi, Tommy Lee Jones maupun Samuel L. Jackson betul betul mempertunjukan puncak actingnya.

Format film ini bisa dikatakan sebagai sebuah drama panggung yang begitu saja dipindah ke film. Kelebihan media film adalah kemampuannya secara visual mendekatkan mata kita dengan adegan yg kita tonton. Adegan adegan medium close up membuat kita bisa menikmati emosi pemain melewati mimik wajah maupun bahasa tubuh dengan lebih detail. Juga adegan detail artistik lain yang tentu saja tidak bisa kita nikmati di panggung. Namun Sang Sutradara juga menahan diri untuk tidak menggunakan kemampuan tehnologi kamera untuk mengambil gambar Close up  ( mungkin agar tidak ” menjauhi ” karakter asli panggungnya ).

Film diawali Black menolong White dari percobaan bunuh diri. Black membawa White ke apartemen kumuhnya yang dipenuhi pecandu. Di ruangan kumuh itu Sang Pendeta terlibat dialog – perdebatan dengan Si Profesor tentang hidup dan kematian.

Bagi White ketika hidup tidak ada lagi yg dicapai dan rasa lelah menghantui hidupnya keputusan untuk terus hidup atau mengahiri adalah keputusan pribadi. Dilain fihak menurut Black Tuhan punya tujuan menganugerahkan kehidupan dan manusia memiliki tugas menjalankan tujuan Tuhan.

Tommy Lee Jones ( White )
Samuel L. Jackson ( Black )

Seperti dalam drama panggungnya The Sunset Limited dimainkan ( hanya) oleh dua pemain Tommy Lee Jones sebagai Profesor Ateis yang kemudian disebut sebagai White dan Samuel L Jackson sebagai pendeta Kristen Evangelis berpendidikan rendah mantan narapidana yg disebut Black. The Sunset Limited yang menjadi judul diambil dari nama kereta api jurusan New Orleans – Los Angeles diperon dimana mereka dipertemukan.

Black mencoba menahan White sebisa mungkin di apartemennya dan mencoba menyelidiki akar alasan depresi dan percobaan bunuh dirinya. Black telah mengalami kekerasan di penjara dan merasa dirinya mendengar suara Tuhan. Dalam kehidupan nyata selepas dari penjara Black menjadi sosok iklas menerima semua kekacauan disekitar kehidupannya memiliki keyakinan Tuhan bersamanya.

Black yang gigih tidak mampu menembus penolakan White yang intelek walaupun White penuh keingin tahuan tentang kehidupan penjara Black. Perdebatan mereka adalah isi mengisi, saling melempar dan meragukan pernyataan masing masing yang anehnya mendebat dengan pertanyaan pertanyaan. Black dengan keyakinan White dengan sikap fatalisnya.

Menurut White peristiwa perkelahian Black mengalahkan lawannya yang dianggap sadis bertentangan dengan proses berikutnya ketika Black mengaku mendengar suara Tuhan setelahnya. Black gigih namun tidak mampu meyakinkan White.

Intelektual White telah mengalahkan retorika Black. Saat ini logika telah mengalahkan keyakinan. Keterbatasan mengalahkan ketak terbatasan atau sebaliknya tergantung difihak mana kita bediri. Nihilisme White atau keyakinan Black ? Atau sinisme Nietzsche : Tuhan telah mati …dan kita yg membunuhNya ! dan ” Keyakinan yg buta bisa lebih berbahaya dari kebohongan “.

Dalam ahir film ketika ahirnya Black gagal meyakinkan dan White pergi ia ambruk dan menyesali sikap Tuhan ” Jika Engkau ingin aku membantunya kenpa Engkau tidak memberiku kata kata ? “.

Isu debat Black dan White adalah masalah universal. Walaupun Black mewakili sikap agama Kristen namun ini persoalan klasik semua agama untuk mereka yang memeluk atau yg bersikap sebaliknya. Tetapi langkah pertama menemukan Tuhan adalah keyakinan. Seperti yg terjadi pada Black.

Poster The Sunset Limited/ist

Nietzsche terkenal dengan dengan pernyataan bahwa krisis dunia modern karena lunturnya kepercayaan kepada Tuhan (agama ). Manusia modern telah kehilangan ( penuntun ) nilai nilai. Disisi lain Nietsche mengatakan bahwa kepercayaan itu sebuah sikap ketergantungan yang kekanak kanakan kepada Tuhan. Debat Black dan White mewakili pernyataan Nietzsche bahwa manusia modern harus membangun sendiri sebuah keberanian untuk mencari Tuhan didalam dunia tanpa Tuhan.

The Sunset Limited berdurasi 91 menit. Sepanjang itu diisi dengan dialog dua aktor ini tanpa jeda. Tanpa kelihatan kegamangan dan keragu raguan dialog ataupun acting. Dengan area acting yang terbatas didalam sebuah ruang, kamera dengan cerdas menciptakan sudut sudut pengambilan yg berkwalitas. Pemain terus bergerak tanpa luput dari tangkapan kamera. Adegan disadari pemain penuh keterbatasan gerak namun mereka menggunakan properti di ruangan menjadi media pendukung yg efektif.

Improvisasi aktor besar diperlihatkan saat adegan buang air kecil yang ditangkap kamera dari kaca wastafel. Black memperlihatkan gerakan gejala problem prostat yang biasa menghinggapi orang seumur Black. Adegan lucu namun realistis ketika White dalam ke lelahannya berpindah dari duduk tidur disofa membelakangi Black. Black yang terus bicara seperti seorang psikoloh bicara kepada pasiennya – seorang yang hidup dengan keyakinan tentang Tuhan bicara kepada seseorang yang kehilangan pegangan hidup. Dua adegan ini hanya salah satu contoh bagaimana sutradara, pemain dan kamera mengeksplor keterbatasan.

The Sunset Limited memang film untuk dipelajari dan direnungkan. Sebuah film untuk dipelajari para sineas, pekerja film dan aktris. Penonton merenungkan pesannya. Dalam dunia nyata bisa terbaca dari pesan film ini ” ….tidak ada yang persis seperti Black dan White ” – tidak ada yang mutlak hitam atau seratus persen putih. Manusia saat ini mengisi warna abu abu bagian dari kebingungan dan ke ragu raguan. Black dan White adalah bagian dari puncak kondisi itu. Bagi industri film The Sunset Limited adalah ” anak” dari perkawinan industri film dan industri Televisi. Bukan telenovela bahkan terlalu serius untuk standard layar lebar. Media dan industri film baru memang memungkinkan menciptakan produk yang tidak diinginkan oleh industri lama. Untuk Tommy Lee Jones mungkin film ini ekspresi mimpi bawah sadarnya ditengah sukses dan prestasinya di dunia film yang glamour dan sangat duniawi.***

HERMAWAN RIANTO, gambaridoep.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here